.

Search This Blog

Ilmu Gaya Bangunan

Ilmu Gaya Bangunan

Pada Kesempatan ini kita akan belajar menjawab untuk beberapa soal tentang Ilmu Mekanika Teknik.

Soal 1
Sebuah Gelagar Gereber ABC dengan engsel di S mendaoat beban seperti gambar berikut,hitunglah:
-          - Reaksi tumpuan si A, B dan C
-          - Bidang D dan M


 
JAWAB :

-          Balok ABC dijadikan dua   bagian:Bagian SC yng   bersandar pada balok ABC   sendiri.
-          Bagian SC:
 Rs= Rc = ½. 6 = 3 ton
-          Bagian ABS:
? MB =0 maka (4.RA)-(8.2)+(3.1)= 0 sehingga
  RA = 3¼ ton
  ?  MA= 0 maka:8.2-4.RB + 3.5= 0 sehingga 
 RB =7 3/4
kontrol
? V = 0 yakni: RA + RB + RC= 4.2 + 6
3 1/4 +7 3/4= 14
14 = 14 (cocok)

-          Bidang D:
 karena RA, RB dan RC diketahui maka bidang D mudah dilukis,engsel S dapat meneruskan gaya lintang D; DS = +3 ton.

-          Bidang M:

      



Soal 2
Suatu gabungan beban bergerak yang terjadi dari P1 dan P2 = 3 ton bergerak pada suatu gelagar, panjang 12 meter.Gelagar tersebut ditumpu pada engsel A dan rol B, jarak antara P1 dan P2 = 2 meter.
Ditanyakan :
- Harga ekstrim dari reaksi tumpuan.
- Harga ekstrim Dc dan Mc bilamana c = 3 meter (jarak c ke A)

 Jawab  :
a.Reaksi
b.Reaksi
c.Gaya melintang
d.Momen lengkung

























































SOAL 3
Diketahui:panjang gelagar AB=24 meter.
Gabungan beban terdiri dari 6 beban terpusat P1 = P2 =P3 =P4 =P5 =P6 = 12 ton,jarak antara beban-beban p tersebut ialah 3 meter, jarak titik C ke A= 5 meter.

Ditanyakan : Mc maksimum.
Jawab:
a. Menenukan letaknya gabungan beban:
b.Momen lengkung Mc:


























 SOAL 4

Balok tiga tumpuan seperti pada gambar di bawah ini ,ditanyakan gaya-gaya  reaksi dengan cara perrsamaan tiga mpmen Clapeyron!


















SOAL 5
Suatu batang dari Bj 37 dites (diuji) kekuatannya,data-datayang di dapat adalah:
- diameter batang tarik 2 cm
-panjang antara senter 20 cm
-perepanjangan pada beban P =1 ton adalah 0,0032 cm
-beban maksimum=13300 kg
-beban tarik pada batas lumer 8200 kg
-panjang antara senter pada saat patah 25,5 cm
-diameter di tempat kuncupan=1,26 cm

Ditanyakan:

a.modulus kekenyalan
b.perpanjangan relatif pada pembebanan P= 1 ton
c.batas lumer
d.tegangan patah
e.rek relatif pada saat patah
f.reduksi luas penampang dalam persen akibat kuncupan
g.tegangan izin tarik,bila haega ini akan dipakai dalam perhitungan (koefisien keamanan =2)



Jawab:

a.Modulus kenyal:
b.Perpanjangan relatif pada pebebanan p=1 ton:
c.Batas lumer:
d.Tegangan patah:
e.Rek relatif pada saat patah:
f.Reduksi luas penampang akibat kuncupan:



Demikianlah beberapa Contoh Perhitungan yang saya ambil dari Buku Pengetahuan Teknik Bangunan dengan Penulis Drs. Daryanto. Jika dalam perhitungan diatas ada yang salah, Mohon di koreksi. Terima Kasih.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

Cara Mendapatkan Buku Teknik Sipil gratis
Cara Belajar Ilmu Teknik Sipil  
Mengenal Jurusan Teknik Sipil 

0 comments:

Post a Comment