.

Search This Blog

Kumpulan Gambar Rumah Adat Indonesia

Selain ragam bahasa dan suku, Bangsa Indonesia masih mempunyai keanekaragaman rumah adat, hampir setiap provinsi mempunyai rumah adat sendiri, rumah adat ini merupakan ciri khas suatu daerah, yang berbentuk unik, ini menunjukkan bahwa Indonesia suatu bangsa besar yang mempunyai bermacam budaya, walaupun berbeda-beda tidak menjadikan bangsa ini terpecah-pecah.

Pada era modern ini rumah adat sudah semakin sulit ditemukan di daerah-daerah asalnya, karena beberapa alasan, selain pembangunan rumah adat
memerlukan dana yang sangat besar, tata ruang yang terdapat di dalam rumah adat sudah tidak sesuai dengan selera dan tuntutan dunia modern, bentuk dan desainnya dianggap oleh beberapa orang sudah tidak sesuai dengan perkembangan jaman, membutuhkan perawatan yang mahal, mudah terbakar karena sebagian besar rumah adat indonesia terbuat dari bahan kayu dan bambu.

Jika anda ingin melihat seluruh rumah adat Indonesia bisa mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah, atau jika anda tidak sempat anda bisa lihat-lihat fotonya di bawah ini:

1. Rumoh Aceh - Gambar Rumah Adat Aceh

2. Rumah Balai Batak Toba - Gambar Rumah Adat Batak Sumatera Utara

3. Rumah Gadang-Gambar Rumah Adat Sumatera Barat

4. Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar - Gambar Rumah Adat Kepulauan Riau

5. Rumah Panggung - Gambar Rumah Adat Provinsi Jambi

6. Rumah Limas- Gambar Rumah Adat Provinsi Sumatera Selatan

7. Rumah Nuwo Sesat - Gambar Rumah Adat Provinsi Lampung

8. Rumah Bubungan Lima - Gambar Rumah Adat Provinsi Bengkulu

9. Rumah Kebaya Gambar - Rumah Adat Betawi Provinsi DKI Jakarta

10. Rumah Kasepuhan - Gambar Rumah Adat Provinsi Jawa Barat

11. Rumah Joglo - Gambar Rumah Adat Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta

12. Gapura Candi Bentar - Gambar Rumah Adat Provinsi Bali

13. Dalam Loka Samawa - Gambar Rumah Adat Nusa Tenggara Barat/NTB

14. Sao Ata Mosa Lakitana - Gambar Rumah Adat Nusa Tenggara Timur/NTT

15. Rumah Panjang - Gambar Rumah Adat Kalimantan Barat

16. Rumah Betang - Gambar Rumah Adat Kalimantan Tengah/Kalteng

17. Rumah Banjar - Gambar Rumah Adat Provinsi Kalimantan Selatan/Kalsel

18. Rumah Lamin - Gambar Rumah Adat Provinsi Kalimantan Timur/Kaltim

19. Rumah Bolaang Mongondow - Gambar Rumah Adat Provinsi Sulawesi Utara/Sulut

20. Souraja atau Rumah Raja atau Rumah Besar - Gambar Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tengah/Sulteng

21. Laikas - Gambar Rumah Adat Provinsi Sulawesi Tenggara/Sultra

22. Rumah Adat Tongkonan - Gambar Rumah Adat Provinsi Sulawesi Selatan/Sulsel/Suku Toraja

23. Baileo - Gambar Rumah Adat Provinsi Maluku

24. Rumah Honai - Gambar Rumah Adat Provinsi Papua

25. Rumah Adat Doloupa - Gambar Rumah Adat Provinsi Gorontalo

Tips Memilih Cat Interior dan Eksterior Rumah Idaman dengan Tepat

Selain penting dari segi estetika, cat dinding juga diperlukan untuk perlindungan. Pemilihan cat yang benar sangat dianjurkan untuk hasil terbaik. Ada hal yang perlu diketahui untuk memilih cat yang tepat.
Cat adalah suatu cairan yang akan membentuk lapisan di atas permukaan substrate (objek yang dicat) setelah cairan tersebut kering. Fungsinya untuk melindungi substrate (lapisan bawah), dan meningkatkan nilai estetika. “Dengan adanya lapisan cat, permukaan juga jadi lebih mudah dibersihkan,”

Ada 4 cara membedakan jenis-jenis cat, yaitu dari
substrate, fungsi, jenis pengikat, dan jenis pelarutnya. “Berdasarkan substrate, terdiri dari cat kayu, besi, tembok, batu, kaca, dan lain-lain. Kalau dari fungsi yaitu dempul/wood filler, wall filler, plamur, primer, surfacer, sanding sealer, sealer, topcoat, dan lain-lain. Dari jenis pengikat (binder) terdiri dari cat acrylic, melamik, NC (nitrocellulose), epoxy, synthetic, dan lain-lain. Sementara dari pelarut adalah cat pelarut solvent/thinner (solventbased) dan cat pelarut air (waterbased).”

INTERIOR VS EKSTERIOR
Ternyata terdapat perbedaan cat untuk interior maupun eksterior. Cat untuk eksterior (bagian luar rumah) lebih bersifat protektif terhadap cuaca, sedangkan cat interior (bagian dalam rumah) lebih menonjolkan aspek estetikanya. “Jadi, cat interior jelas tidak bisa digunakan untuk eksterior. Sebaliknya, cat eksterior bisa digunakan untuk interior,”

Cat interior dapat dilihat dari kehalusan penampilan lapisan cat dan warnanya. “Juga mudah dibersihkan agar memudahkan perawatan, tidak mudah berjamur jika diaplikasikan di area yang cukup lembap (wet area), lapisan catnya dapat meng-cover terjadinya retak rambut pada tembok. Yang juga penting, bebas dari kandungan logam berat (heavy metal).”

Sedangkan cat eksterior, di samping memberi aspek estetika pada tembok, juga berfungsi melindungi dinding tembok dari cuaca. “Dinding tembok dengan terpaan sinar matahari, hujan, plus perubahan temperatur akibat perubahan cuaca membuat dinding luar cepat mengalami kerusakan. Itu perlunya cat yang tahan terhadap cuaca agar tidak mudah rusak. Kerusakan menyebabkan rembesan air pada saat musim hujan ke dinding dalam. Biasanya menimbulkan flek-flek pada dinding dalam.”

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan saat memilih cat adalah kandungan zat berbahaya di dalamnya. Ada beberapa bahan berbahaya, seperti logam berat, biasanya digunakan dalam pewarna dan additive. “Jenis pigmen yang berbahaya adalah lead Chromate yang biasa digunakan memberi warna hijau, kuning, dan merah, Chromium memberikan warna hijau, kunin,g dan oranye, serta Cadmium memberi warna hijau, kuning, orany,e dan merah. Cat yang aman tidak mengandung bahan-bahan berbahaya ini.”

TEKNIK DASAR
Tak selamanya warna cat yang diinginkan tersedia di toko. Itu sebabnya mau tak mau mencampur cat jadi salah satu jalan keluarnya. Jika jalan ini yang harus Anda pilih, sebaiknya ikuti rekomendasi pencampuran cat dari pabriknya. “Misalnya, cat tembok, biasanya dicampur dengan air bersih maksimal 20 persen. Pencampuran sebaiknya tidak dilakukan langsung di kalengnya, tuang dulu ke wadah yang lain, baru ditambahkan air bersih, dan aduk hingga rata. Hal ini penting untuk menjaga agar cat tidak cepat rusak karena air yang dicampurkan tidak steril.”

Perhatikan betul dinding yang akan dicat. Jika tembok baru, pastikan dinding telah kering sempurna, yaitu setelah 28 hari. Hal lain yang juga sangat penting, kadar alkali dari dinding tembok. Mintalah orang yang mengerti untuk mengukur kadar alkali dinding rumah yang akan Anda cat. Jika kadar pH (tingkat keasaman) di atas 8, kadarnya masih tinggi, dan dinding belum disiap dicat.

Hasil pengecatan yang sempurna tergantung kebersihan tembok sebelum dicat. “Dinding harus benar-benar bebas dari debu dan kotoran. Bersihkan dinding dari bekas percikan semen, pengapuran, debu, minyak, dan kotoran-kotoran lainnya. Gunakan amplas kasar atau sikat sambil dibasahi air bersih. Untuk membersihkan lumut atau jamur, cuci dinding dengan larutan kaporit 10 -15 persen, kemudian bilas dengan air bersih, dan biarkan kering dulu.”

PILIH KUALITAS
Lantas, bagaimana jika Anda tidak sreg dengan warna atau kualitas cat yang sudah dioleskan di dinding? Tunggu hingga cat di dinding kering, baru lapisi lagi cat dengan warna lain. “Karena cat dinding memberikan warna yang solid atau nutup, warna dari lapisan sebelumnya tidak akan berpengaruh asal daya tutup dari cat (hiding power)-nya bagus.”

Soal kualitas, tampaknya memang idiom “Ada harga ada kualitas” yang kerap diucapkan para pedagang, ada benarnya juga. “Barang mahal biasanya bagus,”. “Logikanya, cat yang berkualitas baik pasti dibuat dari bahan-bahan berkualitas yang harganya berbeda juga.” Selain itu, kandungan zat-zat tambahan (additive) yang semakin lengkap tentu akan membuat harga jadi lebih tinggi dan menyempurnakan kualitas cat. Misalnya, dalam hal kehalusan, kelenturan lapisan cat, juga kemudahan aplikasinya. Nah, sudah siap memilih cat untuk istana Anda?

PILIH WARNA TEPAT

  1. Warna untuk bagian dalam bisa semua warna dan lebih bebas karena hampir tidak ada pengaruh cuaca.
  2. Sedangkan bagian luar, sebaiknya hindari warna-warna yang mengandung unsur warna merah karena memiliki lightfastness (ketahanan terhadap sinar) yang rendah.
  3. Gunakan selalu color scheme (skema warna) untuk mengombinasikan jenis-jenis warna. Hal ini menyangkut selera juga nuansa ruang apa yang ingin ditampilkan (color psychology).
  4. Untuk ruang sempit dengan plafon rendah, sebaiknya gunakan warna-warna muda agar ruang terkesan luas.

Mengatasi Kebocoran Atap Rumah Idaman dengan Jitu

Musim penghujan sudah mulai datang, rumah idaman anda yang selama musim kemarau kelihatan tidak ada masalah, tiba-tiba begitu hujan pertama kali rumah idaman anda mengalami bocor sana-sini, hal ini terjadi bagi sebagian rumah tinggal yang sewaktu membangun tidak betul-betul mempertimbangkan masak-masak tentang atap yang akan digunakan atau sistem kemiringan atap. sebelum anda membaca secara keseluruhan tulisan ini, silahkan anda baca juga:

  1. Jenis genteng untuk atap rumah
  2. Model atap rumah minimalis plus gambar
  3. Inilah penyebab atap rumah bocor
  4. Mengenal bentuk dan model atap rumah
  5. Standar derajat kemiringan atap rumah

Baiklah kita simak beberapa tips berikut untuk mengatasi jika
rumah anda mengalami kebocoran, dengan harapan semoga bisa bermanfaat bagi anda:

  1. Sebagai tindakan preventif sebaiknya dibawah genteng diatas reng diberi hamparan plastik yang dibuat sedemikian rupa supaya jika genteng geser atau pecah bisa ditampung plastik dan tidak mengenai reng dan kayu serta plafon di bawahnya.
  2. Sebagai tindakan sementara jika rumah anda mengalami kebocoran, air bisa ditampung dengan timba, bak atau alat dapur lainnya, jika memungkinkan air ditampung di atas plafon supaya air tidak mengenai plafon rumah anda, apalagi plafon yang digunakan berbahan gipsum, karena plafon berbahan gipsum sama sekali tidak tahan terhadap air. 
  3. Jika anda harus membenahi genteng yang geser atau pecah tunggu sampai hujan betul-betul reda, karena membetulkan genteng sewaktu hujan resiko kepleset dan tersengat aliran listrik sangat memungkinkan.
  4. Jika kebocoran terjadi pada talang air dan tidak memungkinkan mengganti talang air, anda bisa menggunakan bahan perelat anti bocor yang banyak dijual di toko-toko bangunan,  yang perlu mendapatkan perhatian adalah bersihkan dulu permukaan yang akan ditutup dengan bahan perekat anti bocor.
  5. Perekat juga bisa digunakan pada kebocoran pada sumber-sumber atau penyebab kebocoran di genteng, nok/bubungan atau tempat lainnya.
Semoga tulisan sederhana ini bisa bermanfaat....

Tips Menghitung Kebutuhan Keramik Rumah

Jika anda memilih keramik untuk lantai rumah idaman anda, berarti sebelum membeli keramik anda sebaiknya anda menghitung dulu luas lantai rumah anda barulah anda bisa menghitung kebutuhan keramik yang akan anda beli.

Penggunaan keramik sebagai material untuk lantai atau dinding rumah dapat menjadi alternative arsitektur rumah, selain kemudahan dalam mendapatkan keramik, biaya keramik juga lebih murah jika dibanding marmer atau granit, pilihan
warna keramik juga bermacam-macam yang dapat dipilih sesuai selera dan yang diinginkan.

Dari segi kualitas, material keramik juga mempunyai berbagai macam pilihan dari kualitas biasa saja sampai dengan kualitas super mewah dengan harga yang menyesuaikan, masing-masing standar keramik tersebut kemudian dibedakan lagi menurut bagusnya keramik masing-masing seperti ketepatan ukuran, warna keramik yang seragam, Kesikuan keramik, ketahanan warna keramik, kerapian sisi keramik yang biasa digolongkan menjadi keramik kualitas KW1, KW2, KW3, dimana KW 1 adalah keramik dengan kualitas terbaik kemudian diikuti oleh kualitas keramik KW berikutnya.

Perhitungan kebutuhan keramik
Sesudah memutuskan jenis keramik mana yang akan dipilih, langkah berikutnya tentunya menghitung jumlah kebutuhan keramik, Perhitungan kebutuhan keramik dapat dilakukan dengan urutan sebagai berikut:

Menghitung keramik tanpa pembuatan gambar shop drawing pasangan keramik terlebih dahulu

  • Penentuan bentuk ruang atau bidang yang akan dipasang keramik
  • Menghitung volume ruang atau bidang dalam satuan m 2
  • Jika jumlah keramik dipasaran untuk 1 dus keramik adalah 1 m2 maka kebutuhan keramik adalah jumlah meter persegi ruangan.
  • Penambahan angka keamanan jumlah dus keramik untuk mengantisipasi kekurangan material keramik akibat keramik pecah dan sejenisnya.
  • Dari hasil perhitungan tersebut kemudian didapatkan total kebutuhan keramik yang harus dibeli, perhitungan keramik dengan cara ini akan lebih tepat namun ketelitian perhitungan belum maksimal

Menghitung keramik dengan menggunakan shop drawing keramik

  • Dengan menggunakan gambar shop drawing maka perhitungan jumlah keramik akan lebih teliti, karena sudah ditentukan bagian-bagian keramik las-lasan atau keramik terpotong yang biasanya terletak pada sisi tepi ruangan.
  • Perhitungan jumlah keramik dengan bantuan shop drawing sebaiknya dihitung dalam satuan jumlah keramik.
  • Didapatkan jumlah keramik yang dibutuhkan, untuk menghitung dalam satuan dus dapat dilakukan dengan cara membagi jumlah kebutuhan keramik dengan jumlah keramik dalam 1 dus,
  • Angka keamanan jumlah keramik tetap diperlukan untuk mengantisipasi kekurangan keramik
  • Perhitungan keramik dengan menggunakan gambar shop drawing keramik akan lebih teliti dan mendapatkan jumlah kebutuhan keramik yang mendekati kebenaran.

Perhitungan keramik yang benar diharapkan akan dapat menghemat biaya membangun rumah, karena dengan membeli keramik dengan jumlah sesuai kebutuhan maka tidak terjadi pembengkakan biaya pengadaan keramik, dan apabila membeli keramik kurang dari kebutuhan juga dapat menambah biaya bangunan karena adanya tambahan biaya transportasi pengadaan keramik.

Rumus Menghitung Kebutuhan Bati Bata pada Bangunan

Saat ini batu bata masih menjadi bahan favorit dan banyak dipakai sebagai bahan membuat dinding bangunan baik itu kantor, gudang, gedung, sekolah dan rumah, batu bata yang direkatkan dengan campuran semen, kapur dan pasir masih dianggap sebagai dinding yang paling kuat apalagi jika perekatnya memakai campuran pasir dan semen saja tanpa kapur.

Karena permintaan pasar yang semakin tinggi dan melalui proses pembuatan yang terbilang
membutuhkan waktu yang lama, serta faktor lain membuat harga batubata di pasaran semakin hari semakin meningkat. Sehingga akan berakibat langsung pada biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah rumah.

Untuk kali ini kita akan membahas berapa kebutuhan batubata untuk membangunan rumah idaman anda, sehingga anda bisa menghitung secara tepat berapa kebutuhan batubatanya.

Rumus perhitungan jumlah batu bata

Contoh jumlah pasangan batu bata ukuran panjang=20, lebar=10cm, tebal=5cm dalam 1m2 membutuhkan batu bata 70 buah

Dari satuan tersebut kita dapat dijadikan acuan untuk menghitung kebutuhan pasangan batu bata dengan satuan yang lebih luas misalnya

sebuah pekerjaan ruangan dengan ukuran 3m x 3m dengan ketinggian pasangan dinding batui bata = 3 m
Ruangan tersebut dapat kita rinci sebagai 4 buah persegi empat ukuran 3m x 3m maka Volume pekerjaan pasangan dinding dapat dihitung dengan cara 4 buah x 3m x 3m = 36 m2

Angka volume pasangan batu bata sudah kita dapat, untuk bentuk dinding yang lain seperti segitiga, trapezium dan lainya dapat dihitung dengan rumus luas masing- masing bidang

Berikutnya kita hitung kebutuhan batu bata per m2 = 70 buah, maka untuk 36 m2 dibutuhkan batu batu sebanyak 36x 72 = 2520 buah batu bata.
Jangan lupa menambahkan lebih sedikit untuk mengantisipasi kekurangan batu bata akabat pecah atau yang lainya, misalnya dari perhitungan tersebut kita mendapatkan sejumlah 2520 buah maka kita membeli batu bata 2600 buah.

Rumah Minimalis di Pemukiman Padat

berikut artikel tentang Rumah Minimalis di Pemukiman Padat semoga artikel Rumah Minimalis di Pemukiman Padat ini membantu anda dalam mencari informasi tentang Rumah Minimalis di Pemukiman Padat sallamm Monday 28 October 2013

Rumah Minimalis

berikut artikel tentang Rumah Minimalis semoga artikel Rumah Minimalis ini membantu anda dalam mencari informasi tentang Rumah Minimalis sallamm Monday 28 October 2013