.

Search This Blog

Showing posts with label Bahan bangunan. Show all posts
Showing posts with label Bahan bangunan. Show all posts

Pekerjaan Konstruksi Beton

Pekerjaan Konstruksi Beton

Tempat Pembuatan Beton

Pabrik Pembuatan Beton

Tempat Pembuatan Beton Mutu Tinggi

Pekerjaan Beton


Pada umunya pekerjaan bangunan air dan bangunan gedung tidak luput dari pekerjaan beton, hal ini sangat penting sekali serta memerlukan perhatian khusus.

Pekerjaan beton bertulang dapat digolongkan menjadi beberapa macam yakni:

- Plat,dapat berbentuk tiang-tiang beton,dinding beton.
- Balok dapat berbentuk :balok lantai, balok T dan yang sejenis.
- Kolom dapat berbentuktiang-tiang beton.
- Luifel dan tangga.

Mobil Pengangkut Beton



Untuk dapat melaksanakan pemberian yang tepat dan baik harus merinci penulangan-penulangan tersebut antara lain ialah

- Mencari/menghitung jumlahnya besi yang dibengkokkan dan akan dipotong.
- Memisahkan dan menjumlah baerapa banyaknya tulang utama,tulang pembagi serta tulang ekstra.
- Menetukan diameter besi serta jenis besi yang dibutuhkan dengan gambar perasaan.
- Menetukan jumlah berat besi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pembesian.
-  Pada pekerjaan selanjutnya sesudah mengupas penbesian dan menentukan jumlah tulang yang dibengkokkan kita harus menetukan panjangnya serta berat besi beton itu yang dipergunakan,untuk menghitung berat dan panjang tentu saja kita buatkan daftar pembengkokkan urat (daftar beton).


 
Dalam pelaksanaan pembengkokan besi beton dapat dilaksanakan dengan mesin atau dengan tangan ,dalam pelaksanaan pekerjaan sehari-hari pada umunya di pergnakan dengan tenaga mausia kecuali apabila tenaga manusia tidak mampu lagi melaksanakan pembengkokan , ini baru dilaksanakan dengan mesin.
Merangkai besi beton dilakukan setelah pembengkokan besi-besi sudah selesai sesuai dengan krbutuhan, pekerjaan selanjutnya adalah melaksanakan pangikatan atau merangkai.



Pada waktu melaksanakan pengecoran harus diusahakan sampai selsai,angan berhenti untuk mengatasi ini pelaksanaan dapat dilaksanakan pada siang dan malam hari, pelaksanaan pengocoran dapat dimulai tepat pada panas matahari mulai surut,sebab bila dimulai pada panas matahari naik beton akan cepat menjadi kering akibatnya akan retak-retak/pecah. Dengan sendirinya persiapan dan pengaturan tenaga kerja harus baik,bila pengocoran hanya sedikit maka pelaksanaannya dapat dikerjakan pada saat-saat atau waktu yang diperlukan.
Bila terpaksa pada waktu pengocoran tidak dapat diteruskan karena sesuatu hal (hujan) maka pemberhentian pengocoran harap dilakukan pada bidang-bidang yang mempunyai momen nol,serta bekas pengocoran terakhir supaya diberi goresan atau batu tonjolan untuk tempat melakukan pengecoran selanjutnya.Pada penyambungan pengecoran antara beton lama dan beton yang baru sebaiknya diberi air semen yang kental atau diberi lem yang disebut "Calbind" yakni cairan berwarna putih yang dicampur dengan semen (pc) denan  perbandingan 19: 1 dan jangan dibiarkan lebih dari 1 jam sebab bila lebih lem tersebut tidak akan berfungsi lagi.
Pada waktu pelaksanaan pengocoran harus dipadatkan dengan jalan menusuk-nusuk dari atas atua dengan getaran dan dapat pula dengan mesin penggetar sebab alau tidak akan menghasilkan pengecoran sebagai berikut:
- Beton akan keropos atau berlubang-lubang.- Beton tidak padat.- Untuk plat dapat menyebabkan bocor.





Pada pelaksanaan membuat adukan beton yang terlalu banyak akan menyebabkan terlalu berat bagi pekerja sebaiknya dicampur sedikit dan juga harus diingat bahwa spesi beton yang telah lewat 1/2 jam sesudaj diadu akan mulai mengeras sedikit demi sedikit maka campuran tersebut harus secukupnya saja kemudian setelah habis dapat mencampur kembali.

Alat Pencampur Beton
Semen merupakan tulang punggung beton sebab semen yang mempersatukan buti-butir pasir dan kerikil, kualitas semen menetukan kualitas beton.jenis semen adalah:

- Semen portland (semen pc).   

Semen portland besi minimum dari 70% berat semen portland biasa dan maksimum 30% berat terak dapur tinggi dan dicampur menjadi satu.

- Semen dapur tinggi terdiri dari 15% - 69%berat semen biasa dan 85% -31% berat terak dapur tinggi yang dicampur menjadi  satu.
- Semen aluminium, dibuat dari CaO dan Al2 O3 bahan penting untuk ini agalah bauksit.
- Semen portland tras ,terdiri dari 70% berat semen portland dan 30% tras, semen ini kurang memberi perekatan terhadap beton.
- Semen putih,dibuat dari bahan yang murni sekalu tidak mengandung oksida lagi yang mengakibatkan warna putih,untuk membuat macam-macam warna,semen putih berwarna.
- Semen siliko, semen ini adalah campuran dari semen portland dan kwarsa yang digiling halus bersam-sama.

Berhubung semen itu bila kena air atau udara yang lembab akan menjadi keras maka dalam menimbun semen harus memperhatikan faktor-faktor sebagai berikut:

- Ketika mengangkat semen ketempat penimbunan harus dijaga jangan samapai kena air.
- Lantai papan untuk tempat penimbunan harus terletak 0,3 meter dari lantai (tanah)letak dengan dinding sejauh 0,5 ; tinggi timbunan maksimum 2 meter , lebih baik lagi bila tempat penimbuan diberi aspal.
- Timbuhan berbagai jenis semen sebaiknya dipisah-pisahkan.

Jenis-Jenis beton

Beton siklop

Campurannya terdiri dari semen :pasir: kerikil + batu kli dengan diameter ± 30cm,gunanya untuk membuat pondasi sumuran.

Beton bertulang

Campurannya terdiri dari semen (pc):pasir:kerikildi tambah batang-batang besi yang digunakan khusus untuk besi beton,digunakan untuk bangunan-bangunan yang menahan gaya,besi digunakan dalam erhitungana yang menahan gaya tarik,adakalanya juga dipergunakan dari baja profil,beton ini dikatakan beton dengan tulang profil teguh,air yang digunakan ±9% tiap 1 m³ beton.

Beton tumbuk

Campurannya terdiri daro pc: pasir dan kerikil dengan air ± 5% tiap1 m³ beton.Digunakan untuk urung-urung beton,rooster, dinding-dinding rumah kadang-kadang umpak untuk bangunan semi permanen.

Beton cair

Campuran terdiri dari pc:pasir:kerikil,air yang digunakan ± 14% tiap 1 m³ beton,digunakan untuk konstruksi yang tipis-tipisdan banyak tulangannya.

Beton plastik

Campuran terdiri dari pc:pasir:kerikil.campuran ini dalam adukannya dapat dikepal dengan tangan,digunakan untuk beton bertulang yang corak tulangnya cukup biasanya dipakai perbandingan 1:2:3.

Beton dikatakan gemuk dan kurus, tergantung pada semen (pc)yang digunakan,beton dikatakan kurus bila menggunakan pc(semen)sedikit.

Pemeliharaan beton ada 2 macam yakni


Pemeliharaan  beton selama proses pegerasan sampai batas umur, cara pemeliharaan ini dilakukan dengan syarat-syarat:

- Menggenangi air  pada waktu beton masih basah ± 1 minggu setelah pengecoran;
- Tidak boleh ada muatan (kostruksi)sebelum beton berumur 1 minggu.
- Pada sisi-sisi balok dan kolo sesudah 3 hari boleh dibongkar hal selanjutnya dapat dilihat pada peraturan beton berulang

Pemeliharaan dalam hal beton sudah dapat berfungsi atau selama beton sudah diambil papan kayunya , untuk ini kita bagikan antara lain:

- Melindungi terhadap zat agresif.
- Pengecatan.
- Penelitian kecerobohan dan lain-lain.

Teknologi Bahan Konstruksi Baja


Teknologi Bahan Konstruksi Baja


Konstruksi Baja

 Konstruksi Baja

Baja adalah bukan logam murnitetapi unsur panduan Ferro(besi) dan sedikit zat arang (c),silisium (Si), mangan (Mn),phospor (p),belerang (s)dan lain-lain.Baja mempunyai keteguhan yang besar yakni sifat kekerasan dan keliatannya, titik lelehnya sekitar 1460°C,berat jenis 7,85 dan angka pemuaiannya sampai 0,000012 tiap 1°C.

Jenis baja yang terpenting untuk konstruksi bangunan adalah Sr 37 (St= steel=baja),jenis baja tersebut disebut baja lunak.

Untuk mengenal sifat-sifat bajadiadakan pengujian,baja yang akan diuji harus mempunyai permukaan yang licin dan diuji menurut Brinell, percobaan lengkung tekuk.

Baja bangunan terdapat dalam bentuk :

-  Bentuk yang sudah jadi dan tidak usah mengalami pengerjaan lagi, misalnya:konstruksi tumpuan   (landasan),takel-takel dan konstruksi yang sudah dibuat di pabrik dan tinggal penyetelan. 

-      Bentuk yang belum jadi masih harus mengalami pengerjaan terdiri; batang-batang,  bilah-bilah dan plat-plat, profil-profil.

-         Baja profil adalah yang terbanyak di pakai dalam kostruksi baja, bentuk profil bermacam-macam antara lain blok I,kanal T siku dengan panjang antara 6-12 meter 

Sebelumnya batang-batang dan plat-plat baja dapat disusun menjadi bentuk konstruksi yang dimaksud maka batang-batang dan plat-plat itu harus mengalami perbagai pengerjaan. Pengerjaan bisa dengan cara dingin atau dengan dipanasi tetapi pengerjaan dengan cara panas sedapat mungkin dihindari berhubungan struktur baja akan berubah bila kena panas, dengan di panasi sampai 200°C-300°C maka baja akan menjadi tua yang berarti regang patahnya kurang dan baja menjadi getas,pengerjaan dengan cara dipanasi diperbolehkan hanya untuk konstruksi-konstruksi yang kurang berarti dan dianjurkan untuk pengerjaan dengan cara dingin.

Susunan pengerjaan yang terpenting:

-          Melempangkan dan mendatarkan.

-          Memberi ukuran-ukuran panjang batang dan tempat-tempat lubang paku dan bentuk-bentuk dari plat buhul.

-          Menggunting,menggergaji dan memotong .

-          Menggerek (mengebor) dan mengepons.

-          Menghilangkan karat.

-          Mengecat dan me"meni"(cat merah).
Teknologi Konstruksi Jembatan Baja

PAKU KELING

Paku keling dan buat digunakan untuk menyambung bagian-bagian dari suatu konstruksi baja,paku keling digunakan untuk sambungan yang sifatnya tetap sekali di pasang sambungan tersebut tidak dapat di buka lagi,baut digunakan untuk sambungan yang sifatnya tetap dan sementara (dapat dibongkat kembalu jika terdapat kerusakan).
Jenis kepala paku keling 


Pembuatan lubang untuk paku keling:

-     Membuat lubang dengan pons dilarang karena rengat-rengat yang terjadi akan mengurangi penyaluran  gaya 20% dengan membuat lubang dengan bor.
-      Setelah dibor,maka lubang tidak boleh lebih kecil dan lebih besar daripada termuat dalam daftar  ukuran paku keling.

-         Sebelum pengelingan,minyak cat harus dibersihkan dengan terpentinatau sejenis dengan itu.
-      Jika tumpuan plat-plattidak dapat dibor bersama maka pengeboran harus dilakukan dengan garis  tengah yang lebih kecil dan setelah degandeng disiapkan.

Hal-hal yang harus diperhatikan pada pelaksanaan kelingan:Pelaksanaan kelingan harus cepat, agar paku tidak menjadi hitam sebelum pengelingan selesai, paku pada mulainya pengelingan harus cukup panas berwarna merah muda menimbulkan kepala,kurang panjang berarti "snapper" akan masuk dalam plat yang disambung ,terlalu panjang akan menimbulkan "bram",setelah pengelingan selesai harus diperiksa duduknya paku keling dengan jalan memukul kepala paku ,paku bergetar berarti lubang tidak berisi pebuh dan paku harus diganti.

BAUT-BAUT

Baut-baut digunakan untuk konstruksi sementara dan untuk sambungan yang terbentuk dalam pemasangan di tempat , sperti pekerjaan keling lubang-lubangnya harus sesuai benar.
Ulir di bedakan menjadi 2 macam yakni : Metris dan Whithwort.Cincin penjamin ata cincin/ring baut mempunyaitugas jika mur tidak akan menjadi longgar dan baut tidak akan putus , cincin pegas muatan bergerak dan baut tidak akan lepas ,






PENGELASAN BAJA

Selain sambungan dengan cara dikeling dan dipakai baut sekrup, maka sambungan las adalah sambungan yang bersifat tetap,sifat sambungan las sangat berbeda dengan sita sambungan paku keling atau baut. Dalam konstruksi baja bangunan dipergunakan berikut:
-          Bahan benda kerja.
-          Bentuk las.

-          Pengerjaan pendahuluaan.

-          Batang-batang las dengan lapisannya.

-          Cara mengelas.

Bentuk-bentuk las dapat dibedakan atas:

Las sudut
Las tumpul
Macam kampuh las


Batang las merupakan bahan campuran dari perbagai unsur agar supaya pengejaraan penjelasan dilakukan dengan cepat serta menghasilkan las dengan sifat-sifat yang baik,yang harus dicapai agar menghasilkan sifat-sifat mekanis dari bahan las dan bahan benda kerja dapat sesau satu sama lain , bahan-bahan kawat untuk batang las yang digunakan untuk mengelas konstruksi St 37 biasanya mengandung C,Mn,Si,P dan S dengan kadar sedikit (masing-masing kurang dari 0,03%),untuk keperluan khusus dapat dipakai campuran-campuran lain.

Pembungkus (pembalut) elektroda dan bahan-bahan tertentu yang dilebur bersam-sam dengan batang elektroda membentuk lapisan terak pada las, maksud pembungkusan (selaput)elektroda-elektroda ini adalah sebagai berikut:

-          Melindungi logam cairnya dalam busur nyala terhadap pengaruh zar asam dan zat lemas dari udara.
-          Menghilangkan oksid logam dan nitrit dari las.
-          Mendapatkan terak yang sukar ditembus panas.
-          Membuat stabil jembatan api karena timbulnya ionisasi dari udara antara elektroda dan benda kerja.
-          Mendapatkan bidang las yang licin dan rata.
-          Ada kesempatan menambahkan zat yang diperlukan.

KONSTRUKSI BAJA RINGAN

Penggunaan  daripada konstruksi Baja Carbon yang biasanya disebut"Lip hannel",pada dewasa ini sangat dirasakan dan dikembangkannya dalam pemakaiannya juga bertambah.Macam-macam jenis pemakaian untuk konstruksi kap gedung-gedung,industri,pertokoan,garasi dan perumahan profil di atas  dapat direncanakan sampai pada batas menurut keinginan .perencana. 

Keuntungan dari konstruksi bajaringan adalah:
-    Karena bobotnya ringan mudah diangkat, hal ini mengurangi biaya transport dengan pengurangan berat  25%-30%.
-          Pemansangannya tidak membutuhkan alat-alat yang besar.
-          Dapat menahan beban serta tegangan yang lebih besar .
-          Dapat menahan tekanan yang berlebihan dan puntiran.
-          Mudah dikeling dan dilas.
-          Bangunan dapat seragam dan sempurna sehingga pula, ukuran serta bentuknya dapat dibuat seteliti mungkin.
Macam konstruksi Lip Channel:




Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

 



Ilmu Gaya Bangunan

Ilmu Gaya Bangunan

Pada Kesempatan ini kita akan belajar menjawab untuk beberapa soal tentang Ilmu Mekanika Teknik.

Soal 1
Sebuah Gelagar Gereber ABC dengan engsel di S mendaoat beban seperti gambar berikut,hitunglah:
-          - Reaksi tumpuan si A, B dan C
-          - Bidang D dan M


 
JAWAB :

-          Balok ABC dijadikan dua   bagian:Bagian SC yng   bersandar pada balok ABC   sendiri.
-          Bagian SC:
 Rs= Rc = ½. 6 = 3 ton
-          Bagian ABS:
? MB =0 maka (4.RA)-(8.2)+(3.1)= 0 sehingga
  RA = 3¼ ton
  ?  MA= 0 maka:8.2-4.RB + 3.5= 0 sehingga 
 RB =7 3/4
kontrol
? V = 0 yakni: RA + RB + RC= 4.2 + 6
3 1/4 +7 3/4= 14
14 = 14 (cocok)

-          Bidang D:
 karena RA, RB dan RC diketahui maka bidang D mudah dilukis,engsel S dapat meneruskan gaya lintang D; DS = +3 ton.

-          Bidang M:

      



Soal 2
Suatu gabungan beban bergerak yang terjadi dari P1 dan P2 = 3 ton bergerak pada suatu gelagar, panjang 12 meter.Gelagar tersebut ditumpu pada engsel A dan rol B, jarak antara P1 dan P2 = 2 meter.
Ditanyakan :
- Harga ekstrim dari reaksi tumpuan.
- Harga ekstrim Dc dan Mc bilamana c = 3 meter (jarak c ke A)

 Jawab  :
a.Reaksi
b.Reaksi
c.Gaya melintang
d.Momen lengkung

























































SOAL 3
Diketahui:panjang gelagar AB=24 meter.
Gabungan beban terdiri dari 6 beban terpusat P1 = P2 =P3 =P4 =P5 =P6 = 12 ton,jarak antara beban-beban p tersebut ialah 3 meter, jarak titik C ke A= 5 meter.

Ditanyakan : Mc maksimum.
Jawab:
a. Menenukan letaknya gabungan beban:
b.Momen lengkung Mc:


























 SOAL 4

Balok tiga tumpuan seperti pada gambar di bawah ini ,ditanyakan gaya-gaya  reaksi dengan cara perrsamaan tiga mpmen Clapeyron!


















SOAL 5
Suatu batang dari Bj 37 dites (diuji) kekuatannya,data-datayang di dapat adalah:
- diameter batang tarik 2 cm
-panjang antara senter 20 cm
-perepanjangan pada beban P =1 ton adalah 0,0032 cm
-beban maksimum=13300 kg
-beban tarik pada batas lumer 8200 kg
-panjang antara senter pada saat patah 25,5 cm
-diameter di tempat kuncupan=1,26 cm

Ditanyakan:

a.modulus kekenyalan
b.perpanjangan relatif pada pembebanan P= 1 ton
c.batas lumer
d.tegangan patah
e.rek relatif pada saat patah
f.reduksi luas penampang dalam persen akibat kuncupan
g.tegangan izin tarik,bila haega ini akan dipakai dalam perhitungan (koefisien keamanan =2)



Jawab:

a.Modulus kenyal:
b.Perpanjangan relatif pada pebebanan p=1 ton:
c.Batas lumer:
d.Tegangan patah:
e.Rek relatif pada saat patah:
f.Reduksi luas penampang akibat kuncupan:



Demikianlah beberapa Contoh Perhitungan yang saya ambil dari Buku Pengetahuan Teknik Bangunan dengan Penulis Drs. Daryanto. Jika dalam perhitungan diatas ada yang salah, Mohon di koreksi. Terima Kasih.

Anda Juga Bisa Membaca Artikel Lain Tentang Teknik Sipil :

Cara Mendapatkan Buku Teknik Sipil gratis
Cara Belajar Ilmu Teknik Sipil  
Mengenal Jurusan Teknik Sipil